Powered By Blogger

2.17.2011

Perkembangan Teknologi

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TELEPON SELULER (handphone)


Handphone merupakan salah satu dari perkembangan teknologi. Dengan kecanggihan teknologi saat ini, fungsi handphone tidak hanya sebagai alat komunikasi biasa, tetapi manusia juga dapat mengakses internet, SMS, berfoto dan juga saling mengirim data. Dampak yang ditimbulkan dari handpone mungkin tidak kita sadari sama sekali. Selain memudahkan dalam berkomunikasi sebagai dampak positif yang manusia dapatkan, terdapat pula dampak negatif yang manusia dapatkan sebagai akibat menggunakan handphone atau telepon genggam ini.

Handphone pada saat ini tidak hanya digunakan oleh kalangan dewasa saja. Sekarang anak-anak pun sudah banyak yang memiliki handphone dengan kecanggihan yang tidak kalah dengan handphone orang dewasa. Sehingga dampaknya terjadi tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak.

Misalnya pada anak-anak selain fungsi handphone sebagai alat komunikasi, anak-anak dinilai “ikut-ikutan” terhadap tren saja. Banyak hal yang dapat diperhatikan dari fenomena ini. Misalnya adalah jika dilihat dari segi sosial, kesenjangan akan sangat terlihat antara anak yang berasal dari keluarga mampu secara finansial dan yang tidak dalam suatu komunitas di sekolahnya. Penggunaan telepon selular secara tidak langsung juga dinilai dapat mempengaruhi lingkungan pergaulan anak-anak.

kepemilikan telepon selular oleh anak berkaitan dengan perkembangan psikologisnya khususnya dalam mengembangkan kemampuan berinteraksi sosial dan komunikasi serta keinginan untuk diterima di pergaulannya (popularitas). Kreativitas, ego serta kondisi lingkungan (apakah teman-temannya mempunyai telepon selular) secara psikologis dapat memicu seorang anak untuk memiliki telepon selular.

Selain itu dampak negatif dari perkembangan teknologi hadphone terjadi juga pada orang dewasa diantaranya :

  1. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
  2. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar. Dengan fasilitas yang dimiliki oleh HP, maka di zaman yang serba canggih dan modern ini segalanya bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa perlu beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan aktivitas seseorang. Mulai dari mengisi pulsa, transfer uang, memesan tiket, belanja, hingga memesan makanan dapat dilakukan tanpa beranjak dari tempat sedikitpun. Memang akan menjadi lebih mudah tetapi orang akan lebih tidak peduli dengan rasa sosial.

Sebagai contohnya dapat kita lihat dalam film wall-e. film dengan setting masa depan yang serba canggih yang segala macam bentuk aktifitasnya dilakukan secara digital. Mulai dari makan, berbelanja, hingga mandi dilakukan dengan system komputer sehingga manusia tidak perlu bergerak atau berjalan dan hanya tinggal duduk di kursi saja semua sudah dijalankan. Oleh karena itu manusia menjadi malas dan karena hanya terpaku pada penggunaan teknologi saja bahkan merekapun jadi lupa untuk bersosialisasi dengan org sekitar saking terbuai dengan kenikmatan teknologi.

Perkembangan telepon seluler sekarang ini juga menjadi menarik untuk disimak karena konvergensi teknologi yang sekarang terjadi mengisyaratkan kita bahwa kemajuan teknologi komunikasi informasi sekarang ini tidak memiliki batas sama sekali. Sulit bagi kita sekarang ini membedakan mana masuk kategori ponsel, kategori komputer, kategori pemutar musik digital, maupun kategori kamera digital atau video digital.Tampaknya sudah tidak ada lagi batasan yang jelas antara berbagai teknologi yang tersedia sekarang ini di pasaran yang semuanya menjadi sebuah kesatuan dan berbagai fungsi terkumpul dalam sebuah perangkatJika di bandingkan dengan jaman dulu perkembangan teknologi handphone tidak berkembang pesat seperti sekarang ini dapat di lihat dari model handphone jaman dulu desai nya sangat sederhana dan lebih cenderung simple,tidak seperti jaman sekarang,model handphone banyak yang berbentuk unik dan besar.

Jaman dulu layar handphone hanya bisa 1 warna atau sedikit.Ringtone nya masih pollyphonic.Belum bisa mengunakan lagu sebagai nada sambung.Dan perkembangan yang semakin maju Pada industri ponsel, dapat di lihat fenomena terlihat dengan semakin banyaknya perangkat ponsel yang penuh dengan berbagai ragam kemampuan multimedia, dan bahkan pada model-model tertentu sudah bisa menjadi fungsi komputer dengan kecepatan komputasi yang setara ketika komputer pertama kali digunakan secara massal oleh konsumen. di antara perkembangan kedua teknologi ini adalah persoalan desain. Rancangan desain ponsel sekarang ini beribu macam, dari yang sederhana sebagai sebuah ponsel belaka sampai tercanggih.Contohnya saja untuk handphone jaman sekarang,banyak ang sudah dilengkapi oleh kecanggihan teknoogi seperti MMS,3G,GPRS,ringtone ujuga semakin canggih(bisa mengunakan MP3 sebagai ringtone),warna untuk layar semakin banyak,dan untuk sekarang ini nada sambung handphone bia mengunakan sesuai dengan yang kita inginkan.

  • MMS :seperti pesan text biasa,tetapi untuk MMS dapat melakukan pengiriman pesan beserta gambar.
  • 3G : telepon dengan lawan bicara,tetapi bisa di lakukan secara tatap muka.(dan sekarang untuk handphone yang lebih canggih dilengkapi 3,5G dan 4G).
  • GPRS: untuk internet,membuka email.

Dengan semakin maju perkembangan teknologi handphone semakin membantu oran-orang dalam melakukan segala aktifitas,karena handphone dapat dikatakan sebagai indenditas seseorang.

Sekarang ini perkembangan teknologi ponsel sangatlah menjajikan apabila dilihat dari dunia bisnis. Mereka memanfaatkan ide-ide kreatif mereka dengan hanya mengeluarkan modal yang tidak banyak tapi bisa menghasilkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya.Seperti yang kita ketahui sekarang ini banyak sekali game-game yang bisa di download ke hp kita dengan mudahnya. Hanya dengan tinggal mengirimkan sms seharga kurang-lebih 2000 rupiah kita bisa mendapatkan game yg kita mau. Ataupun lagu-lagu yang baru-baru untuk dijadikan ringtone.

Ataupun sekarang ini kita juga bisa mendownload foto-foto artis, mendapatkan sms dari artis favorit kita dengan hanya mengirimkan sms saja. Tidak hanya untuk hiburan saja kita juga bisa mendapatkan informasi atau berita dengan cara berlangganan maka tiap hari provider akan mengirimkan berita terbaru yang kita inginkan. jadi dengan adannya bisnis ini, seperti terjadi adanya simbiosis mutualisme antara pengguna seluler dengan provider pasalnya dengan mengeluarkan uang kurang lebih 2000 kita juga akan mendapatkan informasi-informasi yang kita inginkan, seperti selebritis, berita, pendidikan sampai ramalan sehinga masing-masing pihak mendapatkan keuntungannya masing-masing. Tetapi tidak semua provider berlaku jujur karena terkadang walaupun kita telah memutuskan untuk tidak melanjutkan berlanganan lagi, tetapi mereka tetap memotong pulsa kita. Jadi kita sebagai consumen harus pintar-pintar memilih.

Perkembangan Teknologi

Perkembangan Teknologi Mobile dari Masa ke Masa

--- 1G

Teknologi Seluler Generasi Pertama. Ini adalah awal dimulainya industri telekomunikasi di dunia. Saat itu, ditandai oleh buruknya sambungan percakapan, kurangnya keamanan dan kapasitas yang rendah. Dari sini awal mula handphone berteknologi canggih bermunculan.

--- 2G

Teknologi Seluler Generasi Kedua. Teknologi penerus 1G ini masih digunakan di berbagai belahan dunia, hingga saat ini. Teknologi 2G menawarkan kualitas lebih baik dan tingkat keamanan yang lebih tinggi. Di era ini, dimulailah pengiriman pesan singkat (SMS), meski terbatas dalam hal komunikasi data.


--- 2.5G

Teknologi ini merupakan transisi setelah teknologi 2G dan sebelum menginjak ke teknologi 3G. Teknologi ini menawarkan kapasitas transmisi data yang lebih besar. Di era ini pula, mulai dikenal layanan data berbasis GPRS (General Packet Radio Service). Di era ini, kecepatan akses data mencapai 56 kbps - 115 kbps.


--- 2.75G

Teknologi ini merupakan transisi setelah teknologi 2.5G dan sebelum menginjak ke teknologi 3G. Teknologi ini menawarkan kapasitas transmisi data yang lebih besar. Di era ini pula, mulai dikenal layanan data berbasis EDGE(Enhanced Data for Global Evolution). Di era ini, kecepatan akses data mencapai 236.8 kbps.



--- 3G

Teknologi ini pertama kali diperkenalkan di Jepang tahun 2001. Teknologi ini menawarkan kapasitas transmisi data yang lebih, sehingga dapat digunakan pada video conference, akses internet berkecepatan tinggi, download lagu/video, hingga streaming audio video. Di era ini pula, kecepatan akses data mencapai 384 Kbps - 2 Mbps.

--- 3.5G

Teknologi ini merupakan transisi menuju ke teknologi 3G. Di era ini, kecepatan akses data mencapai 14 Mbps (DOWNLOAD) dan 5.8 Mbps (UPLOAD). Teknologi transfer data yang dipakai adalah HSPA+ (High Speed Packet Access).



--- 4G

Teknologi ini merupakan penerus teknologi 3G. Teknologi ini, menawarkan layanan lengkap dan aman berbasis IP (Internet Protocol) secara penuh seperti akses internet berkecepatan 100 Mbps, IP telephony, layanan game online, multimedia streaming, dll. Ada 2 jalur teknologi di era 4G. Yang pertama merupakan kelanjutan 3G, yaitu teknologi LTE (Long Term Evolution). Yang kedua merupakan pengembangan WiFi, yaitu WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access)


sumber : http://kask.us/6127669

2.06.2011

Cerita Motivasi

Kisah Katak dan Gajah
Penulis : Deddy Yeo

Di dalam dunia ini sebenarnya tidak ada orang yang gagal atau tidak berhasil. Yang ada sebenarnya orang yang menyerah atau berhenti di tengah jalan dalam pencapaian tujuannya. Untuk lebih memahami maksud tersebut, marilah kita menyimak kisah seekor katak dan gajah di bawah ini.


Kisah ini menceritakan seseorang yang hampir putus asa dan menyerah dalam mencari jalan keluar untuk masalah-masalah yang dihadapinya. Orang tersebut telah berkali-kali mencoba berbagai cara agar usaha yang dia tekuni bisa mencapai tingkat kejayaan. Tetapi usahanya gagal.


Dalam keadaan putus asa saat itulah orang tersebut berusaha menenangkan pikirannya agar dapat berpikir lebih jernih dalam mencari jalan keluarnya. Maka orang tersebut pergi ke suatu desa yang tenang dan duduk di pinggiran anak sungai. Orang tersebut berkata dalam hatinya: "Apakah ini yang selalu dikatakan oleh orang-orang yaitu takdir? Apakah saya ditakdirkan untuk selalu gagal? Apakah saya ditakdirkan untuk menjadi orang yang tidak bisa berhasil?"


Lalu orang tersebut berdoa dalam hatinya: "Tuhan, hamba memohon berikanlah hamba petunjuk dan jalan keluar agar usaha hamba bisa bangkit dan sukses." Setelah berdoa, orang tersebut memandang sekelilingnya, dan dia melihat seekor katak yang hendak menyeberangi anak sungai. Katak tersebut melompat-lompat di atas batu. Dari batu pertama melompat ke batu yang kedua, terus melompat lagi ke batu yang ketiga, dan seterusnya sampailah di batu yang terakhir untuk naik ke seberang anak sungai. Tetapi apa yang terjadi? Katak tersebut jatuh pada lompatan batu terakhir, karena batu yang terakhir ternyata sangat licin.


Katak tersebut tidak putus asa, dan terus menerus mencobanya. Timbul dalam benak orang tersebut untuk menghitung berapa kali cobaan melompat agar katak tersebut bisa berhasil. Pertama lompat gagal, kedua gagal, ketiga gagal, keempat gagal, kelima gagal juga. Katak tersebut berhenti seolah-olah sedang berpikir. Lalu mencobanya lagi, keenam gagal, ketujuh gagal, kedelapan gagal, kesembilan gagal juga. Dan katak tersebut berhenti lagi, kali ini katak tersebut berhenti agak lama seolah-olah sedang menyusun strategi dan rencana untuk mencobanya lagi. Setelah itu katak tersebut mencoba lagi, kesepuluh gagal, kesebelas gagal, dan yang keduabelas katak tersebut melompat dengan sekuat-kuatnya, dan sampai di atas batu terakhir yang sangat licin. Katak tersebut terpeleset lagi tetapi tidak putus asa dan terus menerus menendang-nendang kakinya di atas batu yang licin dan akhirnya berhasil lompat keluar dari batu yang licin tersebut.







Orang tersebut berkata dalam hatinya: "Katak tersebut telah mencoba dua belas kali lompatan baru bisa berhasil menyeberangi anak sungai ini, sedangkan saya baru mencoba 5 kali cara saja sudah putus asa. Baiklah saya akan mencobanya lagi".


Lalu orang tersebut berjalan kaki hendak pulang ke rumahnya. Di tengah perjalanan, dia melihat seorang kakek dan seekor gajah besar peliharaan kakek tersebut. Gajah besar itu hanya dirantai kakinya dengan menggunakan rantai yang kecil. Kemudia orang tersebut bertanya kepada kakek penjaganya: "Kakek, gajahnya hanya dirantai dengan memakai rantai yang kecil. Kalau gajah tersebut berjalan dan menarik rantainya, maka rantai itu akan putus. Mengapa kakek tidak memakai rantai yang lebih besar?"


Kakek tersebut menjawab: "Anakku, gajah ini saya pelihara sejak masih kecil. Waktu itu, dia telah berusaha untuk menarik rantainya, tetapi rantainya tidak putus karena dia masih kecil dan belum cukup kuat. Setelah berkali-kali mencoba dan tidak berhasil memutuskan rantainya, maka gajah tersebut berhenti untuk mencobanya lagi, walaupun sekarang sudah dewasa dan sebenarnya cukup kuat untuk memutuskan rantainya. Ketahuilah anakku, gajah besar ini tidak akan mencobanya lagi karena dia akan selalu menganggap tidak akan berhasil."


Maka orang tersebut melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya, sambil menarik kesimpulan bahwa lebih baik menjadi seekor katak kecil yang selalu mencoba terus sampai berhasil, daripada menjadi seekor gajah besar yang selalu berpikir tidak akan berhasil.


Pesan Moral:



Jangan pernah menyesali hidup yang saat ini Anda jalani sekalipun itu hanya untuk satu hari. Hari-hari yang baik memberikan kebahagiaan, hari-hari yang kurang baik memberi pengalaman. Kedua-duanya memberi arti bagi kehidupan ini.


Kadang kala kita sering gagal dalam melakukan segala sesuatu. Ingatlah, "no one is perfect", jadi janganlah menyerah dan putus asa karena kegagalan yang kita alami ibarat kita sedang menumbuhkan akar-akar yang kuat agar suatu hari dapat tumbuh setinggi-tingginya. Lebih baik menjadi seekor katak kecil yang selalu mencoba terus sampai berhasil, daripada menjadi seekor gajah besar yang selalu berpikir tidak akan berhasil dan tidak mau mencoba lagi. Sebenarnya tidak ada orang yang gagal atau tidak berhasil, yang ada sebenarnya orang yang menyerah dan berhenti di tengah perjalanan untuk mencapai tujuannya.

sumber:http://www.andriewongso.com/artikel/artikel_anda/3653/Kisah_Katak_Dan_Gajah/#

Cerita gajah kecil

Little elephant's story


One upon a time there lived a little elephant in the far, far away jungle. But this little elephant was not a good boy, and he was never listening to what his mother was telling to him. She was always saying : ” Be careful where you are going and don’t wonder around, because jungle is not the safest place to be!”, but he didn’t care a lot about what his mother’s talking. And, than one day he went to the river and the crocodile caught him. Little elephant tried to run away, but it was to late, the elephant already got him. He started to yell, and good thing was that his mother and father heard…not only they heard the little elephant’s screaming all the family did, so they all run to the rescue, and saved little elephant. From that day, this little elephant never was a bad bay and listened to his mother and became fine and big elephant! Always listen to your mothers!


sumber:http://spiritforum.wordpress.com/2011/01/26/ittle-elephant’s-story-cerita-si-gajah-kecil/

Cerita gajah dan semut

GAJAH DAN SEMUT ADU KEKUATAN


Di sebuah padang rumput terdapat seekor gajah, karena tubuhnya yang besar, dia selalu meremehkan/menyakiti binatang-binatang kecil lainnya. Binatang-binatang kecil sangat takut kepadanya, oleh sebab itu gajah menjadi sombong.


Pada suatu hari, sehabis makan karena tidak ada pekerjaan, gajah berjalan-jalan dengan santai di padang rumput. Gajah menundukkan kepalanya berjalan pada saat itu dia melihat ada seekor semut yang sedang sibuk bekerja.

Ketika semut sedang sibuk bekerja tidak hati-hati dia tersandung jatuh oleh sebatang rumput.

“Hai mahluk kecil, sungguh kasihan engkau.” Gajah menghentikan langkahnya dengan tertawa mengejeknya.

Semut kecil mengangkat kepalanya, memandang mahluk yang besar bagaikan gunung ini “Apakah engkau sedang berbicara dengan saya, tuan Gajah?”

“Iya.” Gajah dengan tertawa mengejek melanjutkan berkata :”sejujurnya saya katakan, engkau sungguh sangat mungil, sebatang kecil rumput saja dapat membuatmu jatuh tunggang langgang, ai… sungguh kasihan .”

“Saya memang kecil.” Semut dengan jujur menjawab, “tetapi saya tidak merasa saya perlu dikasihani, setiap barang yang ada didunia ini mempunyai harganya masing-masing, apa yang membuatmu sombong begitu? Apakah engkau sombong karena bentuk tubuh dan kekuatanmu.”

Gajah tertawa dengan terbahak-bahak :”mahluk kecil yang menyedihkan, tahukah engkau? dipadang rumput ini singa yang paling galakpun ketika melihat saya akan menghindar, dengan belalai saya, saya dapat mencabut pohon yang paling besar dengan akar-akarnya, dan itu tidak memerlukan tenaga, apakah engkau bisa melakukannya?”

“Tuan gajah, itu memang saya tidak bisa melakukannya, kami semut sebenarnya memang sangat kecil, seluruh keluarga semut kami berkumpul beratnya tidak bisa dibandingkan dengan satu kakimu yang besar ini, kami tidak bisa seperti kamu mencabut sebatang pohon dengan akar-akarnya juga tidak bisa menakuti seekor singa, tetapi tenaga kami belum tentu lebih kecil daripada tenagamu.”

Gajah dengan sombong tertawa keras –keras :”ha…ha..ha…ini adalah lelucon yang paling lucu yang pernah saya dengar, ha…haa… haa.. semut berani beradu tenaga dengan gajah! --- dengan sebelah kaki saya saja dapat memijak kalian sampai hancur lebur!”

“Tuan, engkau hanya mengandalkan tubuhmu yang besar. Mencabut sebatang pohon besar dapat engkau lakukan hanya dengan belalaimu, tetapi, jika pohon itu sebesar 5 orang baru bisa memeluknya Apakah dengan belalaimu engkau dapat mencabutnya? Dan Jika engkau merasa tenagamu cukup besar, dapatkah engkau menghancurkan titi papan di sungai ini?

Gajah mengangkat kepalanya berpikir tentang pohon besar yang hanya bisa dipeluk oleh 5 orang, dan memandang titi papan di sungai, lalu dia menggeleng kepalanya berkata : ”kalau yang ini, saya tidak bisa melakukannya.”

“Tetapi, kami komunitas semut bersatu dapat membuat pohon besar ini lapuk dan tumbang, dan dapat menghancurkan titi papan disungai juga. Walaupun kami kecil, tidak mempunyai tubuh dan tenaga besar sepertimu, tetapi kami bisa melakukan hal yang tidak bisa engkau lakukan. Jika hendak menghancurkan dunia, tenaga kami sebagai semut lebih besar daripada engkau tuan gajah! Apakah engkau berhak meremehkan mahluk yang lebih kecil daripadamu?”

Gajah yang sombong ini tanpa berkata sepatah katapun membalikkan badan meninggalkan tempat itu.

Mulai saat itu, gajah yang sombong merubah sifatnya yang sombong, tidak meremehkan dan menyakitkan mahluk kecil lagi, tidak menganggap remeh kepada tenaga mahluk yang lebih kecil lagi.

Pada dasarnya, kita hanya memandang bagian luar seseorang yang bertubuh besar, meremehkan orang yang bertubuh lemah, tetapi belum tentu orang yang bertubuh lemah tenaganya kalah dengan orang yang bertubuh besar.

2.05.2011

Cara gajah berkomunikasi



SAN DIEGO–Para peneliti di Kebun Binatang San Diego, Amerika Serikat (AS), sedang mempelajari apa yang selama ini disebut bahasa rahasia gajah. Para peneliti ini telah memantau komunikasi antarhewan yang tidak bisa didengar telinga manusia.

Manusia mungkin hanya bisa mendengar lengkingan suara gajah yang mirip suara terompet. Namun, gajah ternyata juga menghasilkan suara geraman.

Nah, suara geraman gajah ini hanya sebagian kecil yang tertangkap telinga manusia. Dua pertiga suara itu dihasilkan dalam frekuensi yang terlalu rendah untuk ditangkap telinga manusia.

Demi mempelajari suara-suara yang tak terdengar ini, maka para peneliti memasang sebuah mikrofon yang sangat sensitif untuk menangkap frekuensi rendah dan memasang sebuah GPS pelacak pada delapan gajah betina di kebun binatang itu.

Dari hasil yang diperoleh, para peneliti kemudian bisa menyesuaikan antara suara-suara yang dihasilkan para gajah itu dengan apa yang mereka sedang lakukan.

“Kami sangat antusias mempelajari sistem hierarki dalam kelompok gajah betina ini dan bagaimana mereka beinteraksi satu dengan lainnya,” ujar pimpinan proyek penelitian Matt Anderson kepada BBC, Senin (22/2).
Tim ini sudah mempelajari bahwa gajah betina yang sedang hamil menggunakan suara berfrekuensi rendah untuk memberitahu kelompoknya bahwa dia akan segera melahirkan.

“Kami sudah memantau selama dua tahun lebih, dan dalam 12 hari terakhir kami mengetahui penggunaan eraman berfrekuensi rendah itu, eraman rendah yang bisa kami dengar,” kata Anderson. ”Suara-suara itu kami yakini merupakan pemberitahuan kepada gajah-gajah lain bahwa seekor bayi akan segera lahir.”

Selain itu, para peneliti juga yakin eraman ini juga merupakan peringatan atau tanda bahaya agar para gajah ini mewaspadai kemungkinan datangnya para hewan pemangsa.

Kini Matt Anderson dan timnya terus menganalisa data untuk mempelajari lebih lanjut soal bahasa rahasia para gajah tersebut.

source: http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/gajah-juga-punya-bahasa-rahasia/

Menggapai Impian

Ada cahaya dalam setiap kata
Berkobar bagai api di malam hari
Berkilat-kilat menyinari jalan
Agar harapan dan impian bersinar kelak
Memberi cahaya pada kehidupan
Gemerlap bagai intan
Memancarkan cahayanya
Maka raihlah cahayamu
biar semua lihat
Dan jangan pernah lepaskan
Impianmu adalah kuncinya

-Hannah A. Heninger

sumber:chicken soup for preteen soul

Gajah Kerdil dari Pulau Borneo

Gajah Kerdil Langka dari Pulau Borneo


Kinabalu, Malaysia, NETSAINS - Pernah mengkhayal tentang gajah cebol? Tidak usah berkhayal, sebab memang gajah seperti itu sungguhan ada. Dan kini ilmuwan menemukan kembali spesies yang sudah pernah dikira punah itu.

Gajah Borneo berukuran kecil, atau yang sering disebut gajah pygmy, kemungkinan bukanlah gajah asli dari Borneo. Sebuah publikasi terbaru nyatakan bahwa populasi gajah tersebut kemungkinan merupakan ras gajah Jawa terakhir yang secara tidak sengaja berhasil diselamatkan dari kepunahan oleh Sultan Sulu beberapa abad yang lalu, demikian menurut keterangan pers WWF belum lama ini.

Asal-usul gajah pygmy, yang populasinya tersebar dari ujung timur laut hingga ke jantung pulau Borneo tersebut, sejak lama menjadi misteri. Tampilan dan perilaku gajah ini berbeda dengan gajah Asia lainnya dan para ilmuwan mempertanyakan mengapa mereka tidak tersebar ke bagian lain dari pulau Borneo.

Dari Jawa?

Namun laporan yang baru dipublikasikan hari ini mendukung keyakinan masyarakat lokal yang selama ini percaya bahwa gajah-gajah tersebut dibawa ke Borneo beberapa abad yang lalu oleh Sultan Sulu, sekarang adalah Filipina, yang kemudian diterlantarkan di hutan Borneo. Gajah-gajah Sulu tersebut kemudian dianggap berasal dari Jawa. Gajah Jawa mulai punah setelah bangsa Eropa memasuki Asia Tenggara. Gajah di Sulu, yang tak pernah dianggap gajah asli pulau tersebut, diburu sekitar tahun 1800-an.

Pengiriman gajah lewat kapal dari satu tempat ke tempat lain di Asia telah berlangsung sejak beberapa ratus tahun yang lalu, biasanya sebagai hadiah di antara para penguasa,” ujar Shim Phyau Soon, seorang pensiunan rimbawan Malaysia, yang idenya mengenai asal usul gajah sebagian menjadi sumber inspirasi penelitian terbaru ini. ”Sangat menarik anggapan bahwa gajah Borneo yang tinggal di hutan mungkin merupakan sisa terakhir subspesies yang telah punah di tempat asalnya di pulau Jawa, Indonesia, beberapa abad yang lalu.”

Apabila gajah pygmy Borneo memang berasal dari Jawa, yang berjarak lebih dari 1.200 km, bisa dikatakan peristiwa perpindahan satwa ini merupakan translokasi gajah pertama dalam sejarah yang dapat bertahan hingga ke zaman modern seperti sekarang. Temuan ini memberikan catatan dan data penting bagi para ilmuwan sekaligus sebagai hasil eksperimen yang telah berlangsung berabad-abad lamanya.

Tes DNA

Para ilmuwan berhasil memecahkan sebagian misteri itu pada tahun 2003, ketika tes DNA yang dilakukan Columbia University dan WWF menunjukkan kemungkinan bahwa gajah Borneo secara genetika berbeda dari subspesies gajah di Sumatra atau daratan Asia lainnya. Berdasarkan teori baru ini, baik Borneo maupun Jawa, adalah daerah asal yang paling memungkinkan bagi gajah Borneo. Laporan terbaru berjudul ”Origins of the Elephants Elephas Maximus L of Borneo,” yang diterbitkan dalam ”Sarawak Museum Journal” bulan ini menunjukkan bahwa tidak ada bukti arkeologis mengenai keberadaan gajah dalam jangka panjang di Borneo, dan memperkuat kemungkinan asal-usul satwa besar ini yang berasal dari Jawa.

”Hanya dengan seekor gajah betina subur dan seekor gajah jantan subur, yang dibiarkan tak terganggu di habitat yang cukup baik, secara teori dapat menghasilkan sebuah populasi gajah sebanyak 2.000 ekor selama kurang dari 300 tahun,” kata Junaidi Payne dari WWF, yang juga penulis utama laporan tersebut. ”Kemungkinan hal itu lah yang terjadi di Borneo”, ujarnya.

















Diperkirakan terdapat sekitar 1.000 ekor Gajah Borneo di hutan, sebagian besar berada di negara bagian Sabah, Malaysia. WWF telah memasang rantai pelacak gajah menggunakan satelit (elephant satellite collar) pada 11 ekor gajah sejak 2005 untuk mempelajari populasi yang belum pernah diamati sebelumnya. Pelacak satelit tersebut menunjukkan bahwa mereka lebih menyukai habitat hutan dataran rendah yang saat ini semakin banyak ditebang untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit, karet, dan hutan tanaman industri. Kemungkinan asal usulnya yang berasal dari Jawa semakin menjadikan satwa ini sebagai prioritas konservasi.

”Jika mereka memang berasal dari Jawa, kisah menarik ini menjadi pelajaran bagi kita betapa berartinya upaya penyelamatan populasi kecil dari spesies tertentu, yang seringkali dianggap telah punah”, ujar Dr. Christy Williams, koordinator WWF untuk program gajah dan badak Asia. ”Hal itu memberikan keberanian bagi kita untuk mengusulkan tindakan serupa terhadap populasi kecil yang masih tersisa dari badak Sumatra dan Jawa, dengan memindahkan beberapa dari mereka ke habitat yang lebih baik untuk meningkatkan jumlahnya. Upaya tersebut berhasil diterapkan bagi badak putih Afrika Selatan dan badak India”


sumber:http://www.netsains.com

Belalai Gajah: Lebih dari Sekadar Hidung

HARUN YAHYA

Gajah adalah binatang darat terbesar di bumi. Tubuh raksasa mereka berukuran hampir sebesar rumah bertingkat satu. Bobot seekor gajah menyamai berat sekitar 50 orang. Umur gajah biasanya mencapai 70 tahun.

Umumnya, gajah hidup berkelompok dengan jumlah anggota 30 ekor. Seekor gajah betina mengawasi kawanannya, dan yang lain bekerja sama melaksanakan perintah sang pemimpin. Dalam kawanan ini senantiasa terdapat disiplin ketat dan jenjang kepemimpinan.

Si Jago Makan

Seekor gajah menghabiskan 225 kg makanan per hari. Berarti, sekawanan gajah beranggotakan 30 ekor menghabiskan sekitar 7000 kg makanan per harinya. Bagi hewan sebesar ini, hidup di bawah sengatan terik matahari adalah ancaman serius. Untuk menghindari rasa haus, mereka harus mencari sumber air setiap hari. Untuk itu, mereka sanggup berjalan sejauh 50 km tanpa isitirahat, berkelana selama 3 hari tanpa air. Demikian, tubuh mereka telah diciptakan dengan sangat sempurna dan dengan mempertimbangkan berbagai perhitungan yang sangat cermat agar mereka dapat bertahan dalam lingkungan mereka

Tak Ada Jari, Belalai Pun Jadi

Belalai adalah harta paling berharga bagi gajah. Ia mampu melakukan sejumlah fungsi yang berbeda. Pada tahun 1700-an, para ilmuwan percaya bahwa belalai gajah tersusun atas satu otot saja. Tapi, penelitian modern kemudian membantahnya.

Otot penyusun tubuh manusia berjumlah sekitar 639 buah, sedangkan pada belalai gajah berjumlah puluhan ribu. Otot ini menyerupai lingkaran yang saling bertumpuk satu di atas yang lain sehingga memungkinkan gajah bergerak dengan sangat leluasa.

Belalai tersusun atas dua kelompok otot utama. Otot yang bersambungan secara diagonal memungkinkan belalai untuk membengkok dan berputar ke arah mana pun. Kelompok otot ini memungkinkan belalai berfungsi layaknya pengungkit. Ia mampu mengangkat beban yang berat. Kelompok otot lainnya memungkinkan gajah melakukan pekerjaan paling rumit dengan sistem kendali super canggih.

Bagian belalai ini sama terampilnya dengan jari-jemari manusia. Belalai bukanlah sekedar hidung gajah. Ia adalah segalanya. Bila belalainya cedera, seekor gajah akan mati dalam waktu singkat.

Pendukung teori evolusi menyatakan, ciri-ciri istimewa pada binatang terbentuk dengan sendirinya, sedikit demi sedikit, secara bertahap tanpa perancangan sengaja. Namun, rancangan rumit dan sempurna pada belalai gajah dapat berfungsi hanya jika ratusan ribu otot ada secara bersamaan dan bekerja secara bersamaan pula. Misalnya, jika satu kelompok saja dari otot ini tidak ada, maka gajah takkan mampu menggerakan belalainya dan akan segera mati. Namun, gajah telah menggunakan belalai mereka dengan baik sejak jutaan tahun yang lalu.

Rancangan sempurna tanpa cacat dalam tubuh gajah sekali lagi membuktikan pada kita, Allah lah yang telah menciptakan seluruh makhluk hidup.

Gajah pun Memakai 'Sepatu'

Gajah memiliki bobot 5 ton lebih. Meski sangat berat, mereka berjalan dengan ringan dan nyaman. Semua ini terjadi karena adanya suatu rancangan khusus pada tubuh gajah. Andai saja ukuran mereka sedikit lebih besar, maka kaki mereka takkan mampu menopangnya. Tapi gajah memiliki kaki yang sungguh merupakan keajaiban perancangan. Sehingga, walau tubuh gajah sangat berat, mereka berjalan dengan amat ringan.

Bantalan tebal berupa jaringan kenyal, yang tumbuh sebagai lapisan pada bagian bawah setiap telapak kaki gajah, menyerap guncangan berat badannya. Lapisan bantalan ini menyebarkan efek tekanan yang dikenakan gajah ke permukaan tanah. Itu memungkinkannya mengangkat kaki dengan mudah. Berkat bantalan ini, gajah mampu berjalan menempuh jarak yang jauh meskipun tubuhnya amat berat. Menurut hukum fisika, seorang wanita bersepatu hak tinggi akan memberikan tekanan lebih besar pada permukaan tanah daripada satu kaki gajah.

Teori evolusi menyatakan bahwa makhluk hidup berevolusi hingga menjadi bentuknya yang sempurna sebagaimana sekarang. Jika teori ini benar, maka gajah yang tidak memiliki jaringan kenyal ini pada kakinya takkan mampu berjalan sejak hari pertama mereka muncul ke dunia, dan karenanya akan mati kelaparan dan kehausan.

Ini tidak terjadi, sebab sejak awal gajah telah dicptakan dalam bentuknya yang memang telah lengkap dan sempurna, tanpa kekurangan sedikit pun. Ini semua menunjukkan kita pada satu kenyataan penting: gajah adalah bukti kesempurnaan ciptaan Sang Mahaagung lagi Maha Mengetahui. Dialah Allah, Pencipta segala sesuatu.

Besar Tubuhnya, Tak Terdengar Bicaranya


Para ilmuwan telah lama meneliti sistem komunikasi gajah. Penelitian menunjukkan, mereka berkomunikasi dengan menggunakan suara infrasonik yang tak terdengar oleh telinga manusia. Suara infrasonik memungkinkan gajah berbicara menggunakan bahasa khusus dengan gajah lain yang terpisah sejauh 4 km. Selain itu, para ilmuwan telah menemukan 30 jenis panggilan gajah yang berbeda.

Sinyal infrasonik terbentuk saat benda bermassa besar bergerak sebagaimana pada meletusnya gunung berapi. Ini serupa dengan suara yang hanya dapat dirasakan. Suara infrasonik sangatlah kuat, tapi termasuk gelombang berfrekuensi rendah. Manusia dapat mendengarnya hanya dengan bantuan alat perekam khusus. Awalnya, binatang yang diyakini mampu menghasilkan suara jenis ini hanyalah ikan paus, makhluk laut terbesar. Namun kini kita tahu, gajah juga menggunakan cara yang sama untuk berkomunikasi sesama mereka.

Menurut para ilmuwan, dalam cuaca yang baik, gajah mampu mendengar panggilan yang berjarak 10 km dengan gelombang infrasonik. Kemampuan mengagumkan ini mengungkapkan pada kita akan adanya jaringan komunikasi yang menjangkau kawasan sangat luas. Perangkat komunikasi khusus ini merupakan keahlian menakjubkan yang diciptakan Allah untuk gajah.

Keunggulan utama gelombang infrasonik terletak pada daya rambatannya. Suara berfrekuensi tinggi dengan gelombang pendek akan kehilangan kekuatannya dalam waktu singkat. Namun, suara infrasonik memiliki gelombang sangat panjang sehingga perlu waktu lama untuk melemah. Karenanya, gajah mampu mengatur pergerakan kawanannya yang terpencar sejauh beberapa kilometer.

Dalam keadaan bahaya, gajah memiliki cara unik lain untuk berkomunikasi. Misalnya, saat bertemu badak mereka menghentakkan kaki dengan keras ke permukaan tanah sehingga menghasilkan getaran yang memperingatkan anggota kawanan yang lain. Dengan cara ini, mereka dapat melakukan pencegahan untuk menyelamatkan para anggotanya sebelum bahaya tersebut terjadi.

Keahlian khusus pada makhluk hidup adalah bukti nyata bahwa Allah telah menciptakan mereka. Kebenaran ini dinyatakan dalam Alquran, "Dan pada penciptaan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini." (QS Al Jaatsiyah[45]:4)

Setiap hal baru tentang gajah memperlihatkan kebenaran yang sama: binatang darat terbesar di bumi, beserta ciri istimewanya, telah diciptakan Allah, Tuhan Yang Mahaagung!

sumber:http://www.harunyahya.com/indo/artikel/055.htm

Fakta unik tentang gajah

Fakta Unik Mengenai Gajah.

#Fakta unik mengenai gajah 1

Gajah merupakan mamalia darat terbesar.

#Fakta unik mengenai gajah 2

Walaupun daun kuping atau telinga gajah sangat lebar tapi ternyata pendengaran gajah sangat buruk.
Padahal tuh telinga kira-kira 30 kali lipat lebih besar daripada telinga manusia lho....

#Fakta unik mengenai gajah 3
Sama seperti manusia yang lebih sering menggunakan tangan kanan, gajah juga lebih sering menggunakan salah satu gadingnya untuk melakukan sesuatu baik yang kiri maupun yang kanan.

#Fakta unik mengenai gajah 4

Gajah bisa berenang dengan jarak yang cukup jauh. Gajah menggunakan belalainya sebagai snorkel atau alat bantu napas untuk ketika berenang.
Wah... walaupun badanya segede itu tetep bisa berenang ya...

#Fakta unik mengenai gajah 5
Gajah menghabiskan waktu sampai 16-18 jam per hari makan. Berarti lebih dari setengah hi
dupnya dihabiskan untuk makan saja.

#Fakta unik mengenai gajah 6

Gajah menggunakan kaki mereka untuk mendengarkan, mereka dapat mengambil gemuruh sub-sonik yang dibuat oleh gajah lain, melalui getaran da
lam tanah.

#Fakta unik mengenai gajah 7
Gajah adalah hewan yang mempunyai otak terbesar di dunia.


#Fakta unik mengenai gajah 8
Gading gajah merupakan gigi seri yang panjang.
Gak bisa ngebayangin kalau gigi seri manusia sepanjang itu.







#Fakta unik mengenai gajah 9
Gajah bisa memakan makanan seberat 225 kilogram perharinya. Oleh karena itu berat gajah bisa mencapai 7,5 Ton.

#Fakta unik mengenai gajah 10
Gajah mampu berjalan dengan kecepatan 4 mil per jam atau senilai dengan 1,78816 m / s

sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6521711

Fakta Ilmiah, gajah takut semut



Gajah takut tikus? itu mitos. Sebuah penelitian terbaru membuktikan gajah ternyata takut kepada binatang yang jauh lebih kecil dari tikus: semut. Ya, seekor semut.

Para ilmuwan yang meneliti hal ini menemukan pohon akasia (Acacia drepanolobium) di Afrika jarang sekali disentuh oleh gajah. Padahal gajah yang sedang lapar biasanya selalu tergoda dengan pohon.

Apa sebabnya? usut punya usut, ada ribuan semut yang merayap di batangnya. Para ahli ini pun percaya semut di pohon akasia sebagai penjaga ekosistem memainkan peran penting yang sebelumnya diabaikan.

Profesor Todd Palmer, dari University of Florida, Amerika Serikat, yang mengambil bagian dalam penelitian ini, mengatakan temuan ini merupakan cerita Daud dan Goliath, semut kecil bisa menakuti seekor herbivora besar.

"Kelompok semut yang beratnya sekitar lima miligram dapat melindungi pohon dari binatang yang sekitar satu miliar kali lebih besar," ujar Palmer. Menurut Palmer temuan ini menarik karena kita sering melihat gajah spesies lain makan pada pohon yang bukan sarang semut.

Para ilmuwan semakin yakin setelah melakukan uji coba dengan mecabut pohon favorit para gajah yang dikenal A.mellifera, kemudian menambahkan semut di menu kesukaan gajah itu. "Hasilnya mengejutkan, gajah menghindari pohon-pohon itu seperti anak kecil menghindari brokoli," kata Palmer.

Penelitian yang ditulis dalam jurnal Current Biology, para peneliti mengatakan belalai gajah adalah penyebabnya. Belalai gajah sangat sensitif di dalamnya banyak saraf.

"Sehingga tampaknya gajah tidak suka bila semut-semut ini masuk ke dalam belalainya, jadi mereka tidak bisa disalahkan kalau takut semut," kata Palmer. Menurut para peneliti ini, gajah mengetahui keberadaan semut di sebuah pohon lewat baunya.

Lima Fakta Tentang Gajah

Lima Fakta Tentang Gajah

Stereotip terluka. Beberapa negatif: kelompok-kelompok tertentu menyindir tidak bisa mengendalikan dengan baik, pada dasarnya malas, semua terlihat sama atau mengucapkan "tentang" salah. Beberapa positif: mengklaim semua orang dari kelompok tertentu yang baik dengan uang, adalah atlet unggul, baik pada matematika atau sangat sopan. Semuanya menyakitkan, dan jika Anda pergi melalui daftar mencoba untuk mencocokkan setiap contoh sebuah kelompok etnis.

Elephants Are Afraid of Mice


Mulai dari dengan klasik. Gagasan bahwa gajah besar, hari terbesar hewan darat sekarang bisa takut dengan tikus kecil berbicara kepada kita. Jika sesuatu yang besar bisa takut dari sesuatu yang kecil, apakah Anda benar-benar seperti gadis-gadis untuk membasahi diri sendiri ketika Anda melihat seekor laba-laba? Satu-satunya hal yang lebih baik kalau kita bisa mendapatkan gambar seorang paus biru semakin takut dengan ikan teri, dan kami memiliki orang-orang terbaik kami bekerja pada bahwa sekitar jam.

Ini adalah salah satu yang sudah ada untuk sementara, sebagian besar dari kita mendengar tentang itu dari film Dumbo atau dari Bugs Bunny kartun lama. Beberapa atribut ke rekening dari pekerja sirkus yang diduga menyaksikan penyanyi ditambah-ukuran yang takut tangan pertama. Beberapa studi ilmiah dari sumber-sumber seperti MythBusters juga memberikan kontribusi terhadap gagasan bahwa mereka semua kut raksasa-phants.


Elephants Are Angry Drunks


Anda akan berpikir dengan orang-orang berbicara tentang fobia mereka menampar, gajah akan memiliki hak untuk minum di sini atau di sana. Sayangnya, ketika alkohol kicks ada banyak menyerbu, kehancuran dan kematian. Selain reuni keluarga, kisah-kisah pembunuh, gajah mabuk telah dilaporkan selama bertahun-tahun, termasuk dua serangan di propinsi India Assam. Sementara membobol peternakan manusia untuk makanan, karena mereka kadang-kadang lakukan, raksasa tersandung tong bir beras buatan sendiri dan mulai mendapatkan gong-menunjukkan. Serangan pertama menewaskan 4 dan 6 terluka, sedangkan yang kedua menewaskan enam dan beberapa orang lainnya luka-luka.

Jadi, apakah gajah raksasa lembut yang tidak bisa menahan saus mereka? Apakah mereka hanya kekurangan beberapa jenis Elepholics Anonymous? Sebenarnya, tidak. Serangan-serangan, yang terjadi tahun terpisah, menjelaskan hanya sebagian kecil dari jumlah kematian gajah yang terkait. Bahkan, sebanyak 500 orang meninggal setiap tahun dari pertemuan dengan gajah.


An Elephant Never Forgets



Sejauh ini merupakan penyumbang terbesar bagi mitos adalah cerita. Banyak titik untuk desas-desus rekening gajah berinteraksi dengan manusia, maka individu mengingat bulan, tahun, dekade, atau apa pun yang dibuat periode waktu tampaknya paling menarik untuk berbohong itu, eh ... kisah. Satu yang populer, namun sebenarnya diverifikasi, contoh adalah buku "Gajah Walk" yang rinci gajah berjuang selama bertahun-tahun untuk mempertahankan rute migrasi mereka. Berakhir dengan mengamuk berdarah karena mereka menghancurkan kota untuk mendirikan kembali berjalan gajah tituler. Untuk mengambil horor ini, mereka melemparkan Elizabeth Taylor dalam film adaptasi.



ceritanya tidak sejajar dengan beberapa karya ilmiah yang dilakukan pada memori gajah. Gajah telah dibentuk untuk memiliki memori yang layak ketika datang ke strategi bertahan hidup. Mereka dapat mengenali gajah lain dan bahkan orang-orang dengan aroma, dan beberapa spesies mengalami migrasi besar. Jenis memori yang penting ketika tinggal di ternak dan mencoba untuk menemukan air selama musim kering, seperti menemukan bar terbuka terakhir dengan teman-teman Anda pukul 2 pagi. Jadi mereka memiliki memori yang cukup baik untuk hal-hal hidup, tetapi tidak lebih dari hewan lainnya lainnya. Bagaimana dengan hal-hal yang mereka pelajari?

Nah, ternyata kemampuan mereka untuk belajar dan mengingat dapat dimanipulasi oleh tangan, dingin tak berperasaan ilmu. Para ilmuwan menemukan bahwa gajah bisa memaksa mereka untuk objek dan mengasosiasikan simbol dengan makanan, seperti McDonalds telah dilakukan selama bertahun-tahun, menggunakan peti dengan tanda di atasnya. Butuh ratusan upaya untuk mengajarkan mereka konsep, tetapi mereka menemukan bahwa banyak dari mereka yang mampu menggunakan konsep tersebut lagi ketika diuji ulang setahun kemudian. Jadi memori mereka tidak sempurna dan mereka yang lambat sedikit, tetapi mereka memiliki kapasitas tertentu. Setidaknya cukup bahwa manusia dapat memaksa ini keajaiban evolusi untuk berbaris dalam parade dan berdiri di atas bola raksasa untuk hiburan dangkal kita. Go kemanusiaan!


Elephants Can Paint Self Portraits


Baru-baru ini meskipun, email rantai membawa firman gajah menembus seni. Dan tidak puas hanya noda kotoran di atas kanvas seperti beberapa seniman modern dan / atau orangutan, mereka telah terbukti mahir membentuk bentuk, pola, dan bahkan potret diri. Bagi mereka yang kekal letih dengan internet dan photoshoppery yang terus-menerus, bahkan ada video dari raksasa dalam aksi
Jadi di mana ini Dumbo Da Vinci datang mendapatkan kemampuan tanpa gelar 4 tahun mahal? Alam bakat? Space aliens? Atau, seperti tanggal Anda ke prom senior, ini versi digolongkan dari trik beberapa lama?

Ternyata, yang terakhir. Semua yang diperlukan untuk menggunakan bakat yang sama yang diterima mereka mereka "tidak pernah lupa" identitasnya, dan memanfaatkan teknik yang sama yang telah membuat mereka menjadi andalan sirkus sejak Kakek besar Anda-hari. Gajah dapat mempelajari pola, bentuk dan warna. Mengajar mereka untuk meniru mereka hanya masalah pengulangan ... itu membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk bor ke tengkorak yang tebal ternyata. Tentu saja, gajah-gajah kurangnya kemampuan memahami bentuk abstrak atau membuat asosiasi dengan benda-benda dunia nyata, tidak seperti diriku setiap saat setelah 3 sore pada hari biasa.


Elephant’s Have Their Own Graveyards


Semestinya, gajah secara naluriah tahu kapan mereka akan serak. Dan daripada bergaul dengan orang yang mereka cintai atau pergi untuk melihat beberapa jenis babon dokter, mereka secara naluriah kepala kepada keluarga tempat istirahat untuk menunggu kematian cengkeraman dingin. Gajah, seperti ibu Anda harus menelepon lebih sering, tampaknya tidak pernah suka menjadi beban. Ungkapan itu sendiri telah datang untuk berarti "sebuah repositori terhormat atau tempat istirahat untuk koleksi, kelompok atau jenis".

Hal ini memainkan ke dalam hal tidak pernah lupa dari sebelumnya. Gajah itu diasumsikan memiliki pengetahuan mistik kehancuran dan nasib mereka. Kebenaran sebenarnya lebih banyak sciencey. Sejumlah faktor dapat berkontribusi untuk gajah mencari tempat yang menjadi boneyard, dan mereka semua berputar di sekitar lubang air.


#sumber:http://mingsetao.blogspot.com/2010/05/lima-fakta-tentang-gajah.html